Indonesia Second Quilt Competition

q5

SUKSES dengan kompetisi quilt pertama di Indonesia, Cipete Quilt Community (CQC) menghadirkan 2nd Indonesia Quilt Commpetion untuk seluruh pecinta quilt di Indonesia. Kompetisi yang mengusung tema Be Creative, Be Genuine itu diselenggarakan di Menaria 165, TB Simatupang, Sabtu 27 Februari 2016.

Bila tahun lalu hanya terbatas untuk anggota CQC, tahun ini semua pecinta quilt bisa mengikuti kompetisi. Total 36 peserta dengan 53 karya dari berbagai komunitas quilt berpartisipasi.

“Tahun ini kita terbuka CQC memperluas kompetisi. Tidak hanya kalangan CQC, tapi juga grup-grup quilt yang ada di Jakarta, Bandung, dan daerah lainnya. Agar mereka bisa saling kenal dan mempererat hubungan sehingga bisa memacu kreativitas,” ujar Nisa Hariadi, ketua CQC.

Terdapat dua kategori yang bisa diikuti peserta, yakni kategori baby quilt atau wall hanging dan kategori selimut dengan ukuran paling besar 80×90 inci (queen size). Tiga orang juri asal luar negeri yang telah memiliki rekam jejak di dunia quilt siap menilai semua karya yang berpartisipasi dalam kompetisi.

“Melalui kompetisi ini diharapkan dapat memacu kreativitas dan memacu keberanian peserta untuk berkompetisi,” ujar Nisa.

Ketiga juri yang menilai ialah Magdalena van de Ruit asal Belanda yang sudah 10 tahun malang melintang di dunia quilt. Juri kedua ialah Danielle Galagher dari Kanada. Sejak pindah dari Dubai September lalu, ia mengelola toko kerajinan tangan dan mengajar quilt dan menjahit, serta mendesain sejumlah karya quilt. Ia juga menjadi tamu di Tokyo International Quilt Show 2013 dan 2014. Juri terakhir ialah quilt designer Liesbeth Manning dari Irlandia.

Semua karya yang dikompetisikan bisa menggunakan berbagai teknik seperti  patchwork (menggabungan potongan kain sehingga membentuk suatu pola tertentu), aplikasi (menempelkan atau menjahit kain diatas kain lainnya), dan lainnya. Karya-karya itu diharapkan merupakan karya asli dari pembuatnya.

Menurut Manning karya quilt tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. “Secara teknik dan penyelesaiannya sudah lebih bagus dan meningkat signifikan dibandikan tahun lalu,” ujar Manning.

Tahun ini untuk pemenang kategori selimut jatuh kepada Dessy Christianti, juara dua Wiwin Wahyuni, dan Rosalina meraih juara tiga. Sedangkan kategori wall hanging dimenangkan Maria Yasmin dari Sidoarjo, Nuhayati sebagai juara dua, dan juara tiga diraih Ambar Lukmawati. Dessy Christianti juga berhak atas juara favorit pilihan sekitar 230 peserta yang hadir.

Pemenang berhak atas hadiah pertama uang Rp1juta, juara dua Rp750ribu. Sedangkan juara tiga dan favorit masing-masing mendapatkan Rp500ribu. Semua pemenang juga mendapatkan plakat, piagam, dan kain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *